Kesalahan-Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam

0
18

SehatPedia.ID – Celana dalam memiliki berbagai fungsi. Salah satunya adalah untuk melindungi organ intim yang sensitif dari gesekan dengan pakaian.

Saat ini, banyak sekali pilihan produk celana dalam yang tersedia di pasaran. Berbagai model dan bahan dapat Anda pilih. Namun, salah pilih ternyata dapat juga merugikan kesehatan.

Supaya kesehatan organ intim tetap terjaga, hindarilah beberapa kesalahan pemakaian celana dalam berikut ini:

1. Tidak Menggunakan Celana Dalam Berbahan Katun

Dengan menggunakan celana dalam berbahan katun, kulit Anda akan lebih mudah bernapas dan mencegah infeksi. Hal ini membuat situasi vagina tidak terlalu lembap, sehingga membantu mengurangi risiko infeksi jamur yang dapat menimbulkan keputihan abnormal.

Sementara itu, beberapa bahan sintetis (seperti poliester atau renda) mungkin menimbulkan peradangan pada area kulit organ intim yang memang lebih sensitif.

2. Memakai Thong Terlalu Sering

Thong dikenal juga dengan G-string. Ini merupakan bentuk celana dalam di mana bokong tidak tertutup sepenuhnya oleh kain celana dalam, namun hanya berupa kain tipis pada area bokong.

Tujuan pemakaian model celana dalam ini, antara lain agar garis celana dalam tidak terlihat dari luar saat berpakaian, atau juga bisa untuk penampilan lebih seksi.

Namun, menggunakan model thong secara rutin adalah kesalahan pemakaian celana dalam yang perlu dihindari. Thong dapat memindahkan bakteri dari area anus ke vagina karena thong gampang bergeser. Hal ini malah rentan menimbulkan infeksi di vagina atau infeksi saluran kemih.

3. Salah Ukuran Celana Dalam

Sama seperti pakaian pada umumnya, celana dalam pun tersedia dalam berbagai ukuran. Celana dalam yang terlalu sempit atau ketat bisa menyebabkan kulit lecet bahkan iritasi.

Lebih lanjut, celana dalam yang terlalu ketat akan memerangkap panas, sehingga organ intim Anda pun mudah berkeringat dan lembap terus. Jadi, jangan lakukan kesalahan pemakaian celana dalam ini.

4. Menggunakan Celana Dalam Saat Tidur

Salah satu kesalahan pemakaian celana dalam yang paling umum adalah memakai celana dalam ketika tidur. Pasalnya, kebiasaan ini dapat meningkatkan kelembapan pada kulit, sehingga banyak bakteri dan jamur di area sekitar organ intim.

Tidak menggunakan celana dalam saat tidur terutama bermanfaat bagi mereka dengan peradangan kronis pada area organ intim, mengalami keputihan akibat infeksi jamur, atau yang sering mengeluhkan gatal pada organ intim.

Jika sulit mengubah kebiasaan ini, coba bertahap dengan cara pakai celana dalam yang longgar atau sedikit kebesaran saat Anda tidur, sebelum benar-benar tidak memakainya.

5. Menggunakan Celana Dalam Kotor

Celana dalam sebaiknya diganti setidaknya dua kali sehari setelah mandi. Tapi ternyata, masih banyak orang yang tidak rutin menggantinya dengan celana dalam bersih.

Survei tahun 2019 di Amerika Serikat menemukan, hampir setengah responden baru mengganti celana dalam mereka setelah dua hari atau lebih. Ini tentunya cara pakai celana dalam yang kurang tepat, karena kurangnya higienitas dapat merugikan kesehatan area organ intim.

6. Menggunakan Celana Dalam yang Terlalu Wangi

Banyak wanita beranggapan area kewanitaan harus selalu bersih dan wangi. Sehingga, dalam mencuci celana dalam pun mereka menggunakan pewangi yang berlebihan. Padahal, wajar apabila organ intim Anda memiliki bau khasnya sendiri.

Penggunaan parfum, baik dalam pewangi maupun detergen, sering kali bersifat mengiritasi kulit. Sebaiknya, Anda mencuci pakaian dalam dengan detergen tanpa parfum untuk mencegah iritasi tersebut, juga tidak menggunakan pewangi.

Pastikan juga celana dalam dibilas dengan baik setelah dicuci untuk menghilangkan sisa detergennya.

7. Tidak Mengganti Celana Dalam Setelah Olahraga

Walaupun celana dalam sebaiknya diganti setidaknya dua kali sehari, namun pada beberapa keadaan tertentu dapat diganti lebih sering. Misalnya, dalam situasi panas atau sehabis berolahraga di mana area organ intim Anda lembap dan berkeringat.

Ingat, kelembapan pada organ intim menyebabkan rentannya kulit di area tersebut meradang, juga merupakan kondisi yang baik untuk perkembangbiakan bakteri dan jamur. Jadi, bawa juga celana dalam ganti jika Anda pergi ke gym.

Jadi, memang banyak kebiasaan pemakaian celana dalam yang kurang tepat. Pada intinya, untuk menjaga kesehatan organ intim, Anda perlu menghindari kelembapan yang berlebihan. Selain itu, area yang sensitif ini juga rentan iritasi dengan produk-produk tertentu.

loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here